Fungsi zat besi sebagai
mineral penting yang sangat dibutuhkan tubuh tidak bisa dikesampingkan. Tanpa
zat besi maka tidak akan ada kehidupan, karena mineral ini merupakan pembentuk
komponen utama darah yang disebut hemoglobin. Hemoglobin adalah unsur yang
ditemukan pada sel darah merah sehat yang sekaligus memberi warna merahnya.
Fungsi sel darah merah bersama hemoglobinnya yang paling vital
yaitu mengangkut air dan oksigen ke berbagai organ di seluruh tubuh.
Seseorang yang kekurangan hemoglobin maka darahnya kehilangan kemampuan menyalurkan oksigen dan air, itulah kenapa orang yang kekurangan zat besi akan merasa letih, lesu, lemas dan mengantuk sepanjang waktu. Kondisi semacam ini lalu disebut sebagai kurang darah atau anemia.
Seseorang yang kekurangan hemoglobin maka darahnya kehilangan kemampuan menyalurkan oksigen dan air, itulah kenapa orang yang kekurangan zat besi akan merasa letih, lesu, lemas dan mengantuk sepanjang waktu. Kondisi semacam ini lalu disebut sebagai kurang darah atau anemia.
Jika demikian maka sangat
perlu menjaga tingkat/ kadar zat besi normal dalam darah agar fungsinya sebagai
bagian dari sistem transportasi dalam tubuh bekerja dengan baik. Jika Anda
mengalami kekurangan zat besi maka sebenarnya ada solusi yang relatif mudah
yaitu dengan melakukan beberapa perubahan pada menu makanan Anda. Tetapi yang perlu
disadari adalah bahwa cara alami ini tidaklah menunjukan hasil yang instan.
Jadi jangan berharap setelah mengonsumsi makanan kaya zat besi lantas dalam waktu beberapa jam atau satu dua hari
kemudian badan langsung segar bugar. Dibutuhkan waktu empat hingga enam minggu
untuk proses regenerasi sel darah merah yang kaya hemoglobin dengan bahan baku
nutrisi berupa zat besi tadi. Untuk menunjukan hasil yang nyata setidaknya
bersabarlah satu sampai dua bulan hingga mendapatkan kondisi kadar zat besi
dalam darah kembali normal dan sehat.
Setiap orang membutuhkan
zat besi, tetapi orang-orang berikut ini sangat rentan terhadap kadar hemoglobin rendah sehingga kebutuhan zat besi menjadi sangat urgen. Mereka adalah;
- Ibu hamil dan menyusui.
- Wanita yang sedang menstruasi.
- Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
- Mereka yang baru sembuh dari sakit dan sedang dalam masa pemulihan.
Batas Normal Hb Darah
Kadar hemoglobin setiap
orang sulit untuk ditentukan standarnya karena angka normalnya akan berbeda
tergantung ras, iklim tempat tinggal, usia dan jenis kelamin. Tetapi badan
kesehatan dunia (WHO) akhirnya menetapkan kadar normal hemoglobin (Hb) sebagai berikut:
- Anak usia 6 bulan – 6 tahun batas nilai Hb (Hemoglobin)nya 11,0 gr/dl.
- Anak usia 6 tahun – 14 tahun batas nilai Hb-nya 12,0 gr/dl.
- Pria dewasa dengan batas Hb minimal 13,0 gr/dl.
- Ibu hamil ditentukan batas minimal Hb-nya 11,0 gr/dl.
- Wanita dewasa memiliki batas minimal Hb 12,0 gr/dl.
Jika seseorang dengan
rentang usia atau golongan sesuai daftar di atas mengalami kekuranngan zat besi sehingga nilai Hb nya di bawah batas yang WHO tentukan, maka biasanya mereka
akan mengalami dampak negatif diantaranya;
- Menjadi letih, lelah dan mengantuk sepanjang waktu.
- Pada anak-anak akan mengalami perkembangan fisik dan mental yang lambat.
- Prestasi anak di bidang akademis pun buruk.
- Lidah sering mengalami pembengkakan (Glossitis).
- Mengakibatkan suhu tubuh yang tidak normal karena kacaunya fungsi pengaturan suhu tubuh.
- Sistem kekebalan tubuh bermasalah sehingga cenderung lemah dan mudah sakit.
Melihat
fungsi zat besi yang teramat penting untuk kesehatan tubuh, maka semestinya
kita semua mulai sekarang memperhatikan menu makanan sehari-hari agar kebutuhan
zat besi tercukupi. Untuk praktisnya, saya menyarankan agar rutin meminum
minyak kelapa murni dengan tambahan sari daun kelor/ marungge. Seperti yang
pernah saya tulis beberapa bulan lalu, bahwa daun kelor memiliki kandungan zat
besi yang luar biasa, berkali-kali lipat lebih banyak dari yang terkandung pada
daun bayam. Pada kesempatan lain saya ingin membahas beberapa bahan makanan
termasuk sayuran dan buah-buahan penambah darah.
