Kolesterol adalah lemak
darah artinya lemak yang ada dalam aliran darah maupun sel tubuh. Dalam ambang
batas normal sebenarnya kolesterol termasuk
zat yang dibutuhkan karena berfungsi sebagai pembentuk dinding sel, juga sebagai
bahan baku utama beberapa jenis hormon penting. Bahaya kolesterol adalah jika konsentrasinya
dalam darah berlebihan karena dapat menjadi penyebab atau pemicu beberapa
penyakit seperti tekanan darah tinggi, stroke dan jantung koroner. Kadar
kolesterol darah yang akurat tentu bisa diketahui melalui cek laboratorium medis, namun secara dini ada
beberapa gejala atau tanda-tanda yang dapat terlihat maupun dirasakan sebagai ciri
kolesterol tinggi.
Bahaya Kolesterol Tinggi
Sebagai analogi, mari
kita bayangkan ada selang air, yang karena sering dilalui air kotor maka lama
kelamaan akan muncul endapan-endapan yang melekat di bagian dalam. Semakin banyak
endapan semakin mengganggu kelancaran sirkulasi air karena saluran selang
menjadi menyempit.
Selang air sewaktu kita
mencuci kendaraan misalnya, kita pencet ujungnya sehingga lubang airnya
menyempit, apa yang terjadi?. Aliran air menjadi memancar jauh karena
tekanannya tinggi kalau kasusnya dalam darah maka menjadi tekanan darah tinggi
bukan?. Selang air inilah seperti pembuluh darah kita, dan kolesterol adalah
endapan kotoran yang menyumbatnya. Jika tekanan terlampau tinggi dan selang
(pembuluh) tidak bisa menahannya maka akan pecah. Pembuluh darah tersumbat atau
pecah yang menuju ke otak inilah yang memicu penyakit Stroke, sedangkan jika
terjadinya pembuluh darah yang menuju jantung maka akan memicu terjadinya
serangan jantung.
Ciri Kolesterol Tinggi
Gejala kolesterol tinggi
dapat dirasakan jika kita mengalami beberapa hal berikut;
- Sering merasa kebas, kaku hingga kesemutan pada kaki, tangan, persendiannya maupun pada bagian tubuh lain. Itu menandakan aliran darah ke bagian tubuh tersebut tidak lancar. Pada umumnya penyebab hal ini adalah karena endapan kolesterol yang menggangu kelancaran sirkulasi darah, maka seharusnya kejadian ini jangan disikapi dengan acuh.
- Sering merasa pusing, tegang pada leher dan kepala bagian belakang serta pundak pegal-pegal. Ini terjadi karena pasokan darah ke kepala (otak) melalui pundak dan leher terganggu. Penyebab utama tentu juga karena sumbatan pembuluh darah oleh kolesterol. Ini musti sangat diwaspadai karena jika ada pembuluh darah menuju otak sampai pecah akibatnya sangat fatal yaitu berpotensi stroke.
- Nyeri pada telapak kaki, pergelangan kaki, dan betis boleh jadi karena kolesterol yang mengganggu kelancaran pembuluh darah arteri pada bagian tubuh ini. Ini hanya salah satu faktor penyebab karena kemungkinan pegal pada telapak kaki juga bisa menandakan ada organ-organ penting tubuh kita yang kurang sehat sehingga dampaknya terkirim hingga telapak kaki. Telapak kaki adalah tempat berkumpulnya simpul-simpul syaraf yang terkait organ tubuh penting, oleh karena itu kita sering mendengar istilah pijat refleksi bukan?.
- Sering menguap dan mudah mengantuk. Anda merasa istirahat/ tidur porsinya cukup tetapi masih sering menguap, merasa lemas, lelah dan mengantuk. Ini kemungkinan besar karena otak kurang suplai oksigen juga. Telah diketahui bahwa sel darah merah bertugas mengantarkan oksigen terlarut dari paru-paru menuju ke otak. Jika pembuluh darah terlalu banyak endapan kolesterol maka proses ini akan sangat terganggu.
- Ada perubahan warna kuku, terutama pada jari tangan dan tumbuhnya pun melambat. Warna kuku menjadi pucat menebal dan cenderung kuning kusam. Bertumbuhannya pun dirasa melambat. Pucat karena darah tidak lancar menuju jemari tangan dan lambat dalam pertumbuhan juga karena kurang nutrisi yang diantarkan oleh darah. Lagi-lagi penyebabnya adalah endapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah.
- Sering mengalami kram pada organ gerak tubuh. Umumnya kram ini terjadi di malam hari atau pagi setelah bangun tidur. Kram terjadi pada lengan, tumit atau kaki bagian atas. Biasanya akan hilang jika Anda beraktifitas, olah raga atau menggerak-gerakan tubuh yang sering mengalami kram tersebut. Disamping penyebabnya karena endapan kolesterol juga karena pembuluh darah kurang elastis, maka perbanyaklah berolahraga, menjaga pola makan juga pola istirahat.
Dengan
mengetahui tanda atau ciri kolesterol tinggi yang umumnya terjadi pada tubuh
maka kita bisa lebih berhati-hati. Tidak meremehkan atau menganggap enteng gejala-gejala
tersebut. Kesadaran pun harus ditumbuhkan untuk menjaga menu makanan keseharian
dengan memperhatikan apa saja bahan makanan yang menghasilkan kolesterol tinggi
untuk dihidari atau dibatasi. Demikian juga ada baiknya kita mempelajari
sayuran dan buah apa saja yang baik untuk menurunkan kolesterol atau bahan
makanan lain yang cocok untuk penderita kolesterol tinggi.

