Dalam hubungan pernikahan, bayi adalah yang paling ditunggu
oleh tiap pasangan. Kehadiran bayi akan menjadikan kehidupan baru lagi yang lebih
lengkap. Biasanya calon ibu lebih bersemangat untuk masalah perlengkapan bayi
baru lahir yang harus disiapkan.
Hal ini memang sangat penting agar bayi saat
lahir semua sudah siap tersedia. Apa saja perlengkapan bayi baru lahir yang
harus ada yaa?
Hal-hal yang Perlu Disiapkan untuk Bayi Baru Lahir
Dari bermacam baju dan celana bayi, popok bayi, gurita,
pempers dan perlengkapan lainnya bahkan biasanya ada aneka mainan bayi 1 bulan,
mainan bayi 2 bulan pun mulai disiapkan.
Apalagi bagi calon ibu yang sudah menantikan kelahiran anak laki-lakinya
biasanya lebih banyak persediaan baju bayi laki-laki umur 0-6 bulan selain
popok dan pempers. karena anak laki-laki cenderung lebih sering ngompol
dikarenakan lebih banyak minum ASI dari pada anak perempuan.
Perkembangan Setelah Bayi Lahir
Setelah bayi lahir akan banyak pengalaman baru untuk sang ibu
dan persiapan yang lengkap akan mempermudah ibu untuk mengurusnya. Menjaga
tubuh bayi tetap hangat dan terjaga kebersihan juga kenyamanannya. Sangat
disarankan untuk memberi bayi ASI sampai usia 6 bulan, namun bagi bayi yang
tidak mendapatkan ASI karena alasan tertentu lebih baik pilihlah susu formula
terbaik untuk bayi disertai dengan asupan minyak kelapa murni (VCO) untuk
memenuhi kebutuhan gizinya yang memang hampir setara dengan kandungan ASI. Baca
pula artikel sebelumnya ya.
Perkembangan Bayi 1 Bulan
Dalam pemenuhan gizi sang buah hati, wajib bagi ibu menyusui
mengkonsumsi banyak sayur dan buah-buahan. Untuk menunjang gizi dan kualitas
ASI itu sendiri tentunya untuk mendukung perkembangan bayi 1 bulan yang memang
membutuhkan banyak asupan nutrisi. Untuk melengkapi pasokan gizi ke tubuh ibu
dan kualitas ASI,lebih baik lagi rutin minum racikan khusus VCO ibu hamil dan menyusui dan rajin mengkonsumsi sayur daun katuk dan sup daun kelor yang kaya
vitamin dan mineral.
Perkembangan Bayi 2 Bulan
Fase ini sang buah hati sudah mulai bikin gemas dan lucu,
karena perkembangan bayi 2 bulan adalah masa bagi bayi sudah bisa merespon.
Bila kita ajak bicara, bayi sudah merespon dengan senyuman dan sudah mulai
menendang-nendangkan kakinya, juga sudah bisa menggenggam sesuatu dan kadang
sulit dilepaskan. Umunya diusia ini untuk bayi laki-laki memiliki berat badan
sekitar 4,5 – 7 kg dan untuk bayi perempuan 4-6,5 kg. Bayi usia 2 bulan
biasanya sudah mulai sering gumoh setelah minum susu atau ASI.
Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan
Berilah mainan yang aman dan lentur misalnya yang terbuat
dari karet tapi ujungnya tumpul dan tidak berbahaya. Perkembangan bayi usia 3
bulan selain sudah bisa memasukan jari dan jempol tangannya, bayi juga mulai
mengeluarkan suara-suara, bahkan sudah bisa mengangkat kepala sendiri saat
posisi tengkurap. Sebaiknya setelah bayi minum susu posisikan berdiri menyandar
ke dada sang ibu dan sesekali tepuk pelan di punggungnya untuk menghindari
gumoh pada bayi.
Perkembangan Bayi 4 Bulan
Jangan kaget karena perbahan berat badan bayi yang cepat
bertambah, karena bayi semakin terlihat menggemaskan karena gemuk dan lucu.
Perkembangan bayi 4 bulan biasanya untuk bayi laki-laki berbobot 5,7-8,9 kg dan
pada bayi perempuan biasanya berbobot 5,1-8,2 kg. Bayi sudah bisa berceloteh
satu atau dua kata, mulai berguling dan telentang. Berikan mainan yang
tergantung di atas bayi untuk melatih koordinasi mata dan tangannya.
Perkembangan Bayi 5 Bulan
Seringlah beri pujian misalnya tepukkan tangan saat bayi bisa
melakukan sesuatu atau meraih benda, beri ciuman, senyuman dan pelukan. Mulai
mengenalkan nma-nama benda dan warna di dekatnya agar kemampuan visualnya makin
bertambah. Perkembangan bayi 5 bulan biasanya sudah mulai tertawa dan mulai
mencoba duduk ketika tengkurap, memindahkan benda yang dipegang dari satu
tangan ke tangan yang lain atau membuangnya dan ocehannya sudah mulai beragam,
missal “ma”, “ba”, “pa”.
Jadwal Makan Bayi 6 Bulan
Mulailah mengenalkan makanan padat karena system
pencernaannya sudah siap untuk mengolah makanan dan resiko infeksi atau alergi
sudah menurun. Berilah buah-buhan yang sudah dihaluskan. Sesekali bantu berdiri
dengan memegang kedua ketiak hal ini untuk melatih kekuatan otot lengan dan
kaki. Awasi setiap geraknya, karena bayi sudah bisa memasukkan benda ke
mulutnya. Seringlah membacakan dongeng dan membiarkannya untuk memperhatikan
gambar pada buku, ajaklah bernyanyi dan mendengarkan musik karena sangat
bermanfaat baik untuk perkembangan otaknya.
Perkembangan Bayi 7 Bulan
Bayi usia 7 bulan sudah bisa merangkak, bisa duduk sempurna
dan mulai merangkak, bisa mengerti ketika dibolehkan atau dilarang melakukan
sesuatu, memainkan mulut dan bibirnya jug bermain ludah sendiri bahkan sudah
mengenali kalau ada orang asing yang tidak pernah dilihatnya.
Perkembangan Bayi 8 Bulan
Bagi setiap ibu menikmati perkembangan bayi adalah hal yang
sangat menyenangkan, perkembangan bayi 8 bulan sudah lebih baik dari fase yang
dilewati. Bayi sudah lebih baik dan lincah, bahkan mulai berusaha berdiri.
Secara mental juga emosinya sudah lebih baik, selalu berikan asupan ynag cukup
selain ASI, misalnya bubur susu, pisang, pepaya dan alpukat yang di haluskan,
air tomat, juga kreasikan bubur tim dengan ikan, telur, ayam, hati juga sumber
protein lainnya.
Perkembangan Bayi 9 Bulan
Bayi diusia 9 bulan lebih cepat bereaksi pada situasi yang
tertentu, misalnya mudah menangis saat ditinggal kerja tapi juga mudah
dialihkan perhatiannya. Cenderung membutuhkan tempat yang lapang untuk bisa
leluasa bergerak dan melakukan banyak hal karena sangat aktif. Kemampuan
komunikasinya lebih baik lagi, misal kita bertanya “Suara apa ini..?” dia dapat
menunjuk pada sumber suara telepon yang berdering, juga merespon saat namanya
di panggil bahkan sudah mengenali mana ibu dan ayahnya.
Perkembangan Bayi 10 Bulan
Diusia ini bayi sudah memiliki kemampuan yang sangat pesat,
sudah bisa mengatur tubuhnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Difase ini
tinggal lebih sering diajak ngobrol, dipuji juga tepuk tangan jika bayi
melakukan sesuatu, dan sering diajarin berjalan dengan bantuan kita. Bayi lebih
sering merangkak dan bermain sendiri bahkan lebih suka berceloteh sendiri.
Perkembangan Bayi 11 Bulan
Bayi 11 bulan umumnya sudah bisa berjalan, tapi untuk anak
laki-laki cenderung lebh lambat. Ada yang umur 1 tahun lebih baru bisa jalan,
ada yg 1 tahun setengah baru bisa, tiap anak berbeda jadi tidak perlu khawatir
bagi ibu baru. Bayi yang sudah bisa berjalan, juga akan sangat suka memanjat
benda tertentu didekatnya, misalnya kursi atau sofa. Karena rasa penasarannya
semakin tinggi, bayi akan sering jalan sendiri dan tidak mau dipegangi karena
bayi merasa sudah mandiri.
Kebutuhan Nutrisi Bayi
Bayi semakin berkembang dan tumbuh akan membutuhkan nutrisi
yang lebih, untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya. Tubuhnya yang semula
gemuk bisa berangsur mengecil seiring bertambahnya aktifitas dan kreatifitas
bayi. Anekabuah, sayur hijau, kacang-kacangan dan cemilan sehat untuk bayi
hendaknya selalu tersedia di rumah, satu minggu sekali bikinkan sayur bening
daun kelor, yang kaya akan manfaat. Untuk minyak kelapa murni organiknya nya jangan lupa pilih merk VCO terbaik, cukup tambahkan 1 sendok teh tiap 100mL susu formula. Bisa pula ditambahkan pada bubur atau makanan pendamping lainnya tapi perlu diingat menambahkannya disaat susu atau bahan makanan pendamping itu dalam keadaan hangat tidak lebih dari 50 derajat celsius. Ini dimaksudkan agar tidak merusak kandungan gizi VCO dan manfaatnya yang luar biasa.
Ajarilah buah hati untuk belajar makan
dengan tangan sendiri begitu juga ketika minum. Ingat, selalu beri pujian
ketika bayi anda berhasil melakukan kegiatan, agar semakin merasa bahagia dan
disayang. Namun, berikan larangan juga saat melakukan apa yang tidak boleh atau
tidak baik.
Seiring waktu ajari pada hal-hal baru, kenalkan dengan
kegiatan baru, misal ajak bayi berenang, ajari cara memakai celana, baju dan
memakai kaos kaki atau sepatu. Hal ini selain untuk melatih kemandirian pada
bayi anda, juga mempunyai dampak positif yaitu rasa tanggung jawab dikemudian
hari. Selalu cium menjelang tidur, beri sapaan setiap pagi dan sering beri
pelukkan hangat pada bayi anda untuk lebih mengeratkan hubungan batin ibu dan
anak. Demikianlah semoga bermanfaat, jangan lupa selalu berbahagia bersama buah
hati kita.

