Pohon kelapa banyak dijumpai di daerah tropis sehingga minyaknya dikenal juga sebagai minyak tropis (Tropical Oil). Minyak
kelapa termasuk salah satu hasil olahan dari buah/daging kelapa. Pada zaman dahulu minyak kelapa yang lebih dikenal dengan nama minyak klentik
biasa digunakan oleh nenek moyang kita untuk menyemir
rambutnya agar hitam berkilau dan subur.
Tradisi mengkonsumsi minyak kelapa sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia tradisional. Contoh seorang ibu yang mengandung dianjurkan sejak usia kehamilan 6 bulan mulai banyak minum minyak kelapa agar persalinan normal dan lancar serta produksi ASI pun banyak.
Tradisi mengkonsumsi minyak kelapa sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia tradisional. Contoh seorang ibu yang mengandung dianjurkan sejak usia kehamilan 6 bulan mulai banyak minum minyak kelapa agar persalinan normal dan lancar serta produksi ASI pun banyak.
Berdasarkan keterangan
ilmiah dari Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, MSc, SpG(K) guru besar Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, minyak
kelapa memiliki kelebihan yaitu 50% asam lemak pada minyak kelapa berupa asam laurat dan 7% adalah asam kapriat. Keduanya merupakan asam lemak jenuh golongan rantai sedang (MCFA) yang sangat mudah dimetabolisme dan bersifat
antimikroba (antivirus, antibakteri pathogen dan antijamur) maka sangat penting untuk imunitas/ kekebalan tubuh. Selain itu ternyata hasil penguraian lemak jenuh rantai sedang jarang disimpan sebagai lemak dan tidak menumpuk
mempersempit pembuluh darah. Minyak kelapa
mempunyai kadar asam lemak tak jenuh ganda omega-3 EPA dan DHA yang dapat
menurunkan kolesterol jahat/VLDL, menjaga viskositas darah, mencegah
penyumbatan pembuluh darah. Asam lemak dalam minyak kelapa banyak mengandung
asam lemak ikatan rantai sedang yang sangat berguna
memperbaiki asam lemak tubuh secara sinergis bersama asam
lemak esensial. Kandungan MCFA minyak kelapa juga sama/
seimbang dengan air susu ibu (ASI) yaitu memberi gizi lengkap dan sebagai pelindung tubuh dari penyakit menular dan penyakit degeneratif.
Setelah diteliti
kembali oleh Prof. Jon J Kabara dari Universitas Michigan, kini kepopulerannya pun dihidupkan kembali
oleh media barat. Ironisnya di negara asal
seperti Indonesia, trend minyak kelapa yang jauh lebih sehat dan aman daripada
minyak sawit malah menurun. Dan saat ini di kalangan yang peduli dengan kesehatan alami minyak kelapa tidak
lagi digunakan untuk minyak goreng/ minyak sayur tetapi diyakini berkhasiat obat tentu dengan pemilihan kualitas bahan baku yang baik
dan cara pengolahan inovatif.
Uraian di atas masih seputar minyak kelapa hasil pengolahan secara tradisional
warisan leluhur Nusantara, Di era modern seiring perkembangan ilmu pengetahuan
produk minyak kelapa semakin diperbaiki untuk mendapatkan gizi tinggi dan khasiat
yang luar biasa bagi tubuh manusia sehingga muncul istilah Minyak Kelapa Murni
(perawan) yang unik. Kabar baiknya, kami akan membahas satu demi satu keunikan
pada artikel-artikel selanjutnya.
Dan jika Anda mendambakan revolusi kesehatan serta kecantikan yang awet
alami, vitalitas dan daya tubuh prima maka teruskan membaca postingan-postingan kami selanjutnya.
Anda memiliki masalah kwalitas darah, peredaran darah, sistem metabolisme tubuh
yang buruk dan ingin memperbaikinya?, berarti SELAMAT....Anda telah berkunjung pada blog
yang tepat.
